EFEKTIVITAS KEBIJAKAN REALOKASI DAN PENYESUAIAN ANGGARAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI MASA PANDEMI COVID-19 (STUDI KASUS: DIRJEN TANAMAN PANGAN PADA KOMODITAS PRODUKTIVITAS PADI)

  • IRMA RAHMAWATI STIE SEBELAS APRIL SUMEDANG
  • RUSMAN RUSMAN STIE SEBELAS APRIL SUMEDANG
  • MOHAMAD ESA FEBRIANSYAH STIE SEBELAS APRIL SUMEDANG
  • ARIEF RANGGA GUMILANG STIE SEBELAS APRIL SUMEDANG
  • IDRIS DARWANTO STIE SEBELAS APRIL SUMEDANG
Kata Kunci: realokasi, refocusing, proktivitas pangan

Abstrak

Pembangunan berkelanjutan sejatinya adalah proses keseimbangan kebijakan (ekonomi tangguh, lingkungan lestari, inklusivitas sosial, dan tata kelola yang baik) yang berorientasi jauh ke masa depan. Akan tetapi kondisi saat ini, pembelanjaan anggaran tersendat karena problem institusional dan situasional terkait pandemi Covid-19 yang masih belum usai. Adanya pandemi Covid-19 ini berimabas kepada semua bidang, tak terkecuali pada sektor pertanian di Indonesia. Pemerintah harus berusaha yang diambil pemerintah  dengan melakukan realokasi dan penyesuaian (refocusing) anggaran untuk menjaga stabilisat ekonomi. Adanya realokasi dan refocusing yang ini menjadi tantangan tersendiri bagi unit kerja yang bergerak dalam sektor pertanian. Ketika adanya pemangkasan anggaran, namun dituntut pula untuk meningkatkan produktivitas hasil pangan. Tanaman pangan merupakan bahan baku untuk kebutuhan pangan masyarakat sehingga ketersediaanya haruslah tetap terjaga. Oleh karena itu, berbagai strategi dilakukan untuk menjaga kestabilan pangan untuk meningkatkan produksi pertanian seperti mengusung konsep pengembangan pertanian modern 4.0 yang dikenal dengan istilah smart farming. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas kebijakan realokasi dan refocusing anggaran dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada sector pertanian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan desktiptif kualitatif dengan mempelajari literature beberapa jurnal dan peneltian  terdahulunya. Hasil dari penelitian inibahwa efektivitas kebijakan realokasi anggaran dan penyesuaian program belum sepenuhnya berjalan efektif, namun demikian pertumbuhan ekonomi pada sektor pertanian masih mampu menjaga stabilitas pangan disaat pandemi covid-19 sekarang ini.

Diterbitkan
2021-07-01