ANALISIS MANAJEMEN PRODUKSI DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA DAN TINGKAT LABA PABRIK AIR MINUM PT. GRAHA MAS INTIRTA KUNINGAN

  • SUTOPO SUTOPO STIE SEBELAS APRIL SUMEDANG
Kata Kunci: manajemen produksi, efisiensi biaya, tingkat laba

Abstrak

Bisnis berusaha untuk memadukan manajemen dan mesin dengan sempurna. Menciptakan dan memelihara  keseimbangan  antara  manajemen  dengan   mesin-mesin  produksi  dan  operasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pelaksanaan manajemen produksi yang terjadi di PT. Graha Mas Intirta apakah sudah mencapai efisiensi biaya dan tingkat laba maksimal, menganalisis penyebab masalah-masalah yang terjadi dan memberikan saran metode mana yang paling cocok digunakan.  Metode yang digunakan yaitu  metode  kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Manajemen produksi yang menjadi fokus penelitian. Metode deskriptif merupakan pengumpulan data dengan menggolongkan, menganalilis dan menginterpretasikan data sehingga memberikan gambaran yang lebih akurat tentang manajemen produksi yang terjadi dalam perusahaan. Dengan diperoleh hasil penelitian bahwa manajemen produksi akan lebih efisien menggunakan biaya standar. Penggunaan metode standar pada tahun 2018 pada perusahaan dapat mengefisiensikan biaya secara keseluruhan hingga 0,4% tetapi untuk salah satu faktor produksi yaitu biaya bahan baku, dimana biaya aktual pada bahan baku lebih efisien 0,15% ini disebabkan karena adanya potongan pembelian dan diskon pembelian pada tahun 2018. Untuk tahun 2019 perusahaan dapat mengefisiensikan biaya secara keseluruhan dengan biaya standar sebesar 0,4%. Sementara untuk tahun 2020 perusahaan dapat mengefisiensikan biaya dengan biaya standar sebesar 0,23%. Selain itu tingkat laba bertambah karena jumlah biaya yang berkurang. Di tahun 2018 tingkat laba bertambah 1,7%. Pada tahun 2019 tingkat laba bertambah sebesar 3,3%. Begitu juga di tahun 2020 penggunaan biaya standar tetap menambah laba sebesar 1,4%, walaupun laba mengalami penurunan pada waktu tahun sebelumnya.

Diterbitkan
2021-07-01